Dihadiri Wakil Presiden RI, Festival Paskah di Kota Kupang Meriah

IMG-20260406-WA0038

MediatorMalukuNews.com_ Festival Paskah 2026 di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dimotori Pemuda Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Kupang dihadiri Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Orang nomor dua RI ini hadir sekaligus membuka Festival/Pawai Paskah tahun 2026 di kota tersebut, Senin (6/4/2096).

Pantauan media ini, prosesi pembukaan festival paskah yang dihadiri ribuan umat ini berlangsung meriah dan penuh sukacita sebab melibatkan berbagai umat lintas agama di wilayah tersebut, termasuk seluruh komponen masyarakat setempat.

Sebelum Wapres tiba di lokasi festival paskah, masyarakat sudah terlebih dahulu datang berbondong- bondong sebelumnya dengan penuh antusias memenuhi lokasi tersebut.

Wapres Gibran yang datang di lokasi festival di Bundaran Tirosa, Kota Kupang itu,
didampingi Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wali Kota Kupang, Christian Widodo.
Hadir pula Ketua Sinode GMIT,
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Pimpinan Daerah (OPD), DPRD tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan sejumlah undangan lainnya.

Kehadiran Wapres di perayaan umat kristiani ini membuat seluruh
masyarakat Kupang bersemangat mengikuti prosesi festival paskah tersebut.

Baca juga :   Paguyuban Amakay Kabupaten Buru Selatan Bersedekah dan Berbagi Ratusan Takjil di Bulan Suci Ramadan 1447 H

Wapres Gibran dalam sambutannya di moment tersebut, mengatakan, perayaan Paskah bukan hanya sebagai suatu ritual keagamaan saja, melainkan lebih dari pada itu membawa pesan perdamaian atau cinta kasih kepada sesama manusia sekaligus meningkatkan toleransi antar umat beragama untuk saling hidup rukun.

Wapres pun mensupport adanya rencana untuk menjadikan kegiatan hari besar keagamaan ini dimasukkan dalam kalender event pariwisata rohani di Provinsi NTT.
Kendati demikian, untuk upaya tersebut, Wapres katakan itu perlu didukung dengan promosi, penguatan infrastruktur, pelibatan UMKM, dan pengembangan ekonomi kreatif.
Apalagi di NTT banyak terdapat tempat indah untuk ziarah keagamaan sehingga punya potensi besar sebagai destinasi wisata rohani.
Sehingga dengan adanya festival ini dinilai memberikan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi untuk masyarakat NTT.

Dikatakan, kondisi pertikaian antar beberapa negara di dunia saat ini jangan membuat masyarakat terpengaruh. Sebaliknya masyarakat diminta perlu menjaga toleransi
dan jangan mudah terhasut, namun harus membangun dialog untuk menyampaikan perbedaan. Wapres pun mengapresiasi peran GMIT yang memotori kegiatan Festival Paskah ini. Karena dengan adanya kegiatan ini turut menciptakan kerukunan dan pembangunan masyarakat.

Baca juga :   Selalu Hadir Di Tengah Masyarakat, Babinsa Koramil Selorejo Bantu Pembangunan Pondasi Rumah Warga Binaannya

Hal senada disampaikan
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.

Orang nomor satu NTT ini mengatakan, festival ini merupakan momentum memperkuat iman, persaudaraan, dan pembangunan.
Mengingat sebagai ‘Nusa terindah toleransi’ harus menjaga keharmonisan antar umat.
Apalagi hadirannya Pres RI menjadi pertanda dukungan pemerintah pusat untuk pemuda di NTT terutama pembangunan di provinsi ini.

Gubernur berharap kegiatan keagamaan ini mampu menjadi agenda tahunan untuk memperkuat toleransi, persatuan sekaligus mendorong kemajuan NTT.

Sementara itu, pihak panitia Festival Paskah Pemuda GMIT mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini bukan sebagai agenda atau ajang seremonial keagamaan saja, melainkan sebuah gerakan iman kaum muda untuk menghadirkan terang Kristus di tengah umat.
Dan diharapkan, dengan adanya kegiatan ini masyarakat terutama para pemuda yang menjadi generasi penerus senantiasa diajak selalu menjaga toleransi dan kedamaian serta keharmonisan antar sesama dan menghindari pertengkaran atau “bakalai” , sebab cahaya atau terang itu datang dari dalam diri tiap pribadi untuk membawa kebaikan bagi sesama. Dan untuk itu, pemuda diharapkan menjadi garda terdepan sehingga momen ini benar-benar membawa kedamaian dan sukacita bagi semua sebagaimana yang diajarkan Kristus sendiri. (ET)