Ini Kata Kapolres Malra pada Peringatan Hari Bhayangkara ke-80

IMG-20260702-WA0032

MediatorMalukuNews.com– Kapolres Maluku Tenggara (Malra), AKBP Rian Suhendi, S.Pt., S.I.K. menegaskan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting bagi Polri untuk melakukan refleksi, evaluasi, sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan AKBP Rian Suhendi saat memberikan sambutan pada acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polres Maluku Tenggara, Rabu (1/7/2026), yang dihadiri Wakil Bupati Maluku Tenggara, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, TNI, Kejaksaan, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh adat, para raja, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, insan pers, purnawirawan Polri, Bhayangkari, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung tugas-tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara.

“Atas nama keluarga besar Polres Maluku Tenggara, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan. Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan bentuk dukungan yang sangat berarti bagi kami dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Menurutnya, memasuki usia ke-80, Polri menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, transparan, dan berkeadilan.

Baca juga :   Buntut Bentrokan Telan Korban Jiwa, Ketua BPC GMKI Nilai Pemda dan Polres Malra Tak Serius Atasi Persoalan Keamanan

Karena itu, Polres Maluku Tenggara berkomitmen terus melakukan pembenahan internal dengan membuka ruang bagi kritik, saran, dan masukan konstruktif sebagai bagian dari upaya mewujudkan Polri yang Presisi, profesional, modern, dan semakin dipercaya masyarakat.

AKBP Rian Suhendi juga menegaskan bahwa situasi keamanan yang kondusif di Maluku Tenggara tidak terlepas dari sinergi antara Polri, Pemerintah Daerah, TNI, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Kei dan falsafah Larvul Ngabal sebagai perekat persaudaraan.

“Kondisi kamtibmas yang aman selama ini merupakan hasil kerja bersama. Karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh masyarakat yang terus menjadi mitra strategis Polres Maluku Tenggara,” katanya.

Ia optimistis komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang selama ini terbangun akan menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di masa mendatang sekaligus mendukung kelancaran pembangunan daerah.

Menutup sambutannya, Kapolres menyampaikan sebuah pantun yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan dan memperkuat sinergi:

Baca juga :   Diduga Proses Seleksi Pegawai Bank Maluku Cab. Tual Tak Objektif, Oknum Honorer Kecewa dan Rusak Fasilitas Kantor

“Adat Larvul Ngabal abadi dijaga,
Menjadi panduan hidup bersaudara.
Mari bersinergi bersama Bhayangkara,
Membangun Maluku Tenggara yang aman dan sejahtera.”

Kapolres kemudian mengajak seluruh masyarakat terus mendukung tugas-tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban demi terwujudnya Maluku Tenggara yang aman, damai, dan sejahtera.

Acara ditutup dengan seruan: “Dirgahayu Bhayangkara ke-80. 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.(Al)