Gubernur Maluku Resmikan Gereja Getsemani di Piru
MediatorMalukuNews.com_ Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa meresmikan dan menahbiskan Gedung Gereja Jemaat GPM Getsemani di Kompleks Aster, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Peresmian ini dilakukan belum lama ini (30/8/2026).
Prosesi peresmian dan penahbisan diawali dengan laporan dari panitia pembangunan, selanjutnya dilakukan penandatanganan prasasti, dan dilanjutkan dengan penyerahan kunci Gedung Gereja dari Ketua MPH Sinode GPM kepada Ketua MPK Seram Barat – yang kemudian diteruskan kepada Ketua Majelis Jemaat GPM Getsemani.
Ketua Sinode GPM, Pdt. S. I. Sapulette, M.Si dalam sambutannya meminta adanya keseimbangan antara pembinaan mental dan spiritual, dengan megahnya bangunan fisik gereja yang baru ditahbiskan sehingga keduanya dapat sejalan.
Hal senada juga disampaikan Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto yang menyatakan, gereja bukan sekadar dilihat dari bangunan fisik semata, tetapi Gedung Gereja GPM Getsemani ini adalah rumah doa, tempat persekutuan, pendidikan iman, dan pusat kegiatan sosial.
Pangdam juga memberikan apresiasi atas kebersamaan Jemaat GPM Getsemani yang selama ini aktif menjadi mitra TNI, termasuk dalam aksi kerja bakti dan menjaga kebersihan lingkungan bersama Babinsa Koramil Piru.
Menurut Pangdam, sejalan dengan semangat Kodam XV/Pattimura ‘Saka Mese Nusa, Satu Hati Membangun Negeri’, maka semua pihak harus menjaga persatuan, gotong royong serta Gereja harus menjadi tempat pembinaan generasi muda serta perekat persatuan di Desa Piru.
Gubernur Maluku dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas selesainya pembangunan gereja yang memakan waktu selama 11 tahun, yakni sejak 5 Agustus 2015 hingga 30 Agustus 2026.
Gubernur menekankan bahwa gereja ini berdiri di atas tanah milik TNI AD, yang menjadi bukti nyata sinergi, toleransi, dan persatuan anak bangsa tanpa membeda-bedakan kelompok.
Menurut Gubernur, nama Getsemani mengajarkan kita tentang iman yang berdoa dan berjuang dan tetap percaya meski berat dan tidak menyerah dalam ujian.
Lewat semangat ‘Par Maluku Pung Bae’, Gubernur meminta masyarakat untuk jaga persaudaraan satu di Bumi Saka Mese Nusa sehingga makin indah gedung gereja ini, harus makin erat pula persekutuan masyarakat.(Nicko Kastanja)


